Quote Of The Day

Sharing Nice Quotes Everyday!



Search Results puisi muhammad iqbal

The Young Boy Learns The Rules: Puisi Muhammad Iqbal

Puisi Muhammad Iqbal. Posted in | di 19:41. Hamba Tuhan tak membutuhkan kedudukan apapun tak seorang menjadi budaknya, dan dia juga bukan budak siapapun; hamba Tuhan ialah manusia bebas, itu saja; kerajaan dan hukum-hukumnya ditetapkan

Source: http://habib-azhari.blogspot.com/2010/02/puisi-muhammad-iqbal.html

03

February
2010

bukan blogger sejati: Milis KCB Selenggarakan Training Seni dan

Acara training diakhiri dengan pengumuman pemenang lomba puisi yang digelar selama training berlangsung. Dalam kesempatan itu dipilih dua puisi terbaik. Dan yang terpilihmenjadi puisi terbaik adalah puisi karya Reza Prima, salah seorang peserta ikhwan dariMedan. Puisi terbaik lainnya adalah karya Mengenai Saya. Foto Saya. muhammad iqbal taftazani: Jakarta Selatan dan Jogjakarta, DKI dan DIY, Indonesia: seorang yang sedang belajar dan terus belajar. Lihat profil lengkapku.

Source: http://bukanbloggersejati.blogspot.com/2009/08/milis-kcb-selenggarakan-training-seni.html

22

August
2009

cabik lunik: Ikhtiar Menyelamatkan Puisi

Ikhtiar Menyelamatkan Puisi. -- Damhuri Muhammad* SENI paling unggul adalah seni yang mampu membangkitkan hasrat-berkehendak setelah sekian lama tersumbat. Begitu ketegasan penyair masyhur kelahiran Pundjab, India, Muhammad Iqbal,

Source: http://cabiklunik.blogspot.com/2009/05/ikhtiar-menyelamatkan-puisi.html

17

May
2009

Catatan Santri untuk Indonesia: Pentingnya Berdakwah Melalui Sastra

Sir Mohammad Iqbal (1873-1938) mengungkapkan filsafatnya dengan puisi dalam bahasa Urdu dan Persia. Dalam syair-syairnya ia mendorong umat Islam supaya bergerak dan jangan tinggal diam. Intisari hidup adalah gerak.

Source: http://syamsu-l.blogspot.com/2009/04/pentingnya-berdakwah-melalui-sastra.html

26

April
2009

Sastra Profetik: Mengenal Sastra Kuntowijoyo « Jakasetiawan

Sastra merupakan salah satu bentuk ekspresi manusia dalam menyikapi realitas kehidupan dengan menggunakan bahasa symbol khususnya terjadi pada puisi, sajak, syair dan yang lain. Sastra profetik merupakan inspirasi dari Jalaludin Rumi dan Muhammad Iqbal, dimana manusia memiliki sikap kebebasan apa yang menjadi pemimpin. Seni merupakan menjadi alat perubah dan pengerak realitas social dan seniman menjadi inspirator perubahan serta bagaimana menciptakan yang lebih baik.

Source: http://jakasetiawan.wordpress.com/2009/04/20/sastra-profetik-mengenal-sastra-kuntowijoyo/

20

April
2009

Puisi Iqbal (II) « The Story of Perceptions

Puisi Iqbal (II). April 4, 2009 oleh ninaluvchoco. Hamba Tuhan tak membutuhkan kedudukan apapun tak seorang menjadi budaknya, dan dia juga bukan budak siapapun;. hamba Tuhan ialah manusia bebas, itu saja;

Source: http://mysuhanastories.wordpress.com/2009/04/04/puisi-iqbal-ii/

04

April
2009

Puisi Iqbal « The Story of Perceptions

(Sir Muhammad Iqbal). “Iqbal adalah suara dari timur yang menemukan denominator yang sama dengan barat dan telah membantu terciptanya sebuah komunitas universal yang berlapang dada terhadap semua perbedaan ras, agama, dan bahasa…

Source: http://mysuhanastories.wordpress.com/2009/04/04/puisi-iqbal/

04

April
2009

PENULIS PINGGIRAN: Puisi Abadi

Apa nak Ulin kenal siapa yang membuat kedua puisi itu?” tanya bu Dawam. Aku menatap teduh bu Dawam, lalu kugelengkan kepala sambil tersenyum. Senyum yang sangat manis yang pernah kulakukan. ***. Diposkan oleh M.Iqbal Dawami di 19:44

Source: http://penulispinggiran.blogspot.com/2008/08/puisi-abadi.html

28

August
2008

KAVELLANIA BERCERITA SEJENAK - TAUFIQ ISMAIL (Dengan Puisi, Aku…)

Puisi-puisinya telah di terjemahkan dalam bahasa Jawa, Sunda, Bali , Inggris, Perancis, Jerman, Rusia, dan Cina, serta dijadikan syair lagu. Bersama Ali Audah dan Goenawan Muhammad, Taufiq pun menerjemahkan buku Muhammad Iqbal,

Source: http://kavellania.multiply.com/journal/item/8

19

March
2008

Bumi Bebas: Bahrum Rangkuti

Dunia itu selalu menarik dan memanggil hati nuraninya. Oleh karena itu, ia pun muncul di Pusat Kesenian Jakarta pada tanggal 28 September 1969 membacakan sajak-sajak Iqbal, pengarang dari Pakistan. Karya Bahrum Rangkuti 1) Puisi: a. Sajak- sajak yang Sudah Diterbitkan . (12) “Muhammad Iqbal Pemikir dan Penyair” ceramah di TIM (1969) (13) “Ceramah Tentang Cita-Cita M. Iqbal” TIM (1976) (14) “Al Quran, Sejarah, dan Kebudayaan” Pidato pengukuhan sebagai Guru Besar (1976)

Source: http://bumibebas.blogspot.com/2007/06/bahrum-rangkuti.html

21

June
2007
  • Sell links on every page of your site to thousands of advertisers!
  • Get Chitika Premium
  • Your Ads Here

Popular Search